Tangkas Royal

Tangkas Royal-John Terry mengakui bahwa selama ini benaknya dihantui oleh berbagai kegagalan Chelsea di masa lalu. Namun, semua itu terhapus ketika The Blues tampil sebagai juara Liga Champions di Munich.

“Tersingkir di menit-menit terakhir, kalah adu penalti pada final sebelumnya di Moskow, dan kalah dari Liverpool, itu semua selalu menghantui saya,” ucap Terry seperti dilansir ESPN Star.

Terry memang punya kenangan tidak mengenakkan ketika Chelsea kalah dari Manchester United empat tahun lalu. Ia bisa saja tampil menjadi pahlawan jika tendagan penaltinya masuk. Namun, ia malah terpeleset dan tendangannya membentur tiang.

Kekalahan Chelsea pada final di Moskow terbayar pada final di Allianz Arena akhir pekan lalu. The Blues menang lewat adu penalti setelah sempat tertinggal 0-1 lebih dulu.

Terry pun mengaku lega ketika melihat timnya mengangkat trofi.

“Tiba-tiba, semua beban itu terangkat dari pundak saya, dan mungkin dari pundak semua orang di klub ini,” ujarnya.

Terry sendiri tidak bermain. Ia mendapatkan larangan tampil akibat tindakan cerobohnya menendang Alexis Sanchez dengan lutut. Namun, Terry mengaku bisa hidup dengan segala kritikan yang diterimanya akibat tindakannya tersebut.

“Saya bisa menerimanya. Sungguh. Saya bisa menerimanya karena tim kami telah tampil sebagai juara,” tukasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s